Semangat Pagi: Berharap Hujan dimasa Kering 07/05/2012
Posted by Alam in Artikel, Islami.Tags: kebesaran Allah, motivasi islami, renungan
add a comment
Pada suatu masa di zaman Nabi Musa A.s terjadi kekeringan melanda, tanaman tidak tumbuh karena hujan sangat lama tidak turun bahan makanan terus menipis sehingga manusia was was akan masa itu.
Maka berkumpulah 70 ribu orang meminta Nabi Musa agar ikut bersama mereka memohon kepada Allah agar diturunkan hujan. “Wahai Musa A.s bukankah engkau orang yang berbicara pada Allah?, mohonkanlah agar hujan turun karena kita dilanda masa paceklik berkepanjangan karena kekeringan!!!”: kata mereka.
Mereka semua pergi ke sebuah bukit, 70 ribu orang dan 1 orang Nabi bersama-sama memohon kepada Allah agar diturunkan hujan. Sudah beberapa lama mereka memohon belum juga terlihat tanda-tanda akan hujan, Nabi Musa memuji dan berdo’a seraya berkata: “Ya Allah lihatlah kami disini mengharap kepadaMU, kasihanilah anak yang menyusui, orang tua yang kelaparan, binatang yang kami ternak. Turunkanlah hujan atas kasih sayangMU”.
Untuk Mereka Yang Tidak Jadi Berangkat Haji 10/04/2012
Posted by Alam in Islami.Tags: artikel islami, cerita teladan, kebesaran Allah
add a comment
Pernahkah anda mendengar cerita tentang Hajinya seorang tukang sepatu?
Ziarah ke Mekah adalah salah satu elemen penting dalam Rukun Islam. Setiap Umat Islam yang secara fisik dan keuangan mampu menjalaninya maka wajib baginya untuk melaksanakannya. Dalam tradisi Islam Ka’bah adalah sebuah bangunan sederhana yang berbentuk kubus yang terdapat di kota Mekah, merupakan rumah pemujaan pertama yang dibangun untuk mengingatkan manusia kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Bangunan ini dibangun kembali oleh Nabi Ibrahim AS dan puteranya, Nabi Ismail AS: ”Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian
maqam Ibrahim tempat sholat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: ”Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang thawaf, yang i’tikaaf, yang ruku’ dan yang sujud.” (QS.2:125)
Gambaaran Hari Kiamat 02/04/2012
Posted by Alam in Islami.Tags: kebesaran Allah
2 comments
PadaMu Ku Bersujud
Gambaaran Hari Kiamat…
1. Selepas Malaikat Israfil meniup sangkakala (bentuknya seperti tanduk besar) yang memekakkan telinga, seluruh makhluk mati kecuali Izrail & beberapa malaikat yang lain. Selepas itu, Izrail pun mencabut nyawa malaikat yang tinggal dan akhirnya nyawanya sendiri.
2. Selepas semua makhluk mati, Tuhan pun berfirman mafhumnya “Kepunyaan siapakah kerajaan hari ini?” Tiada siapa yang menjawab. Lalu Dia sendiri menjawab dengan keagunganNya “Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa.” Ini menunjukkan kebesaran & keagunganNya sebagai Tuhan yg Maha Kuasa lagi Maha Kekal Hidup, tidak mati.
3. Selepas 40 tahun, Malaikat Israfil a.s. dihidupkan, seterusnya meniup sangkakala untuk kali ke-2, lantas seluruh makhluk hidup semula di atas bumi putih, berupa padang Mahsyar (umpama padang Arafah) yang rata tidak berbukit atau bulat seperti bumi.
Kisah Nyata: Saat Sujud, Seorang Imam Masjid Mendengar Seruan Putranya Yang Hampir Mati Tenggelam.. 29/03/2012
Posted by Alam in Islami.Tags: kebesaran Allah, renungan
add a comment
Kisah nyata ini diceritakan sendiri oleh pelakunya dan pernah disiarkan oleh Radio Al Qur’an di Makkah al Mukarramah. Kisah ini terjadi pada musim haji dua tahun yang lalu di daerah Syu’aibah, yaitu daerah pesisir pantai laut merah, terletak 110 Km di Selatan Jeddah.
Pemilik kisah ini berkata:
Ayahku adalah seorang imam masjid, namun demikian aku tidak shalat. Beliau selalu memerintahkan aku untuk shalat setiap kali datang waktu shalat. Beliau membangunkan ku untuk shalat subuh. Akan tetapi aku berpura-pura seakan-akan pergi ke masjid padahal tidak.
Bahkan aku hanya mencukupkan diri dengan berputar-putar naik mobil hingga jama’ah selesai menunaikan shalat. Keadaan yang demikian terus berlangsung hingga aku berumur 21 tahun. Pada seluruh waktuku yang telah lewat tersebut aku jauh dari Allah dan banyak bermaksiat kepada-Nya. Tetapi meskipun aku meninggalkan shalat, aku tetap berbakti kepada kedua orang tuaku.
Dan Akhirnya Aku Tersadar Dari Kelalaianku 27/03/2012
Posted by Alam in Islami.Tags: artikel islami, cerita teladan, kebesaran Allah, motivasi islami
add a comment
Penulis: Syaikh Salim Al-Ajmiy Hafizahullah Ta’ala
Tulisan ini adalah sebuah surat yang dikirimkan oleh salah seorang wanita yang mengisahkan kisah seorang korban dari sekian banyak korban pacaran, dan menjelaskan betapa jauh pengaruhnya terhadap dirinya, serta bagaimana para pelamar memalingkan pandangan mereka darinya disaat mengetahui akan pamornya yang jelek, sehingga Allah Subhanahu wa Ta’ala meyelamatkannya dari jalan yang gelap gulita serta memberikannya petunjuk untuk taat pada perintah-perintah-Nya. Dia berkomentar dalam suratnya ini dengan mengatakan:
“Aku mengirimkan surat ini kepadamu karena aku merasa surat ini pantas untuk disebarluaskan, sebab surat ini menjelaskan sampai sejauh mana bencana yang menimpa sebagian gadis di bawah slogan emansipasi dan pacaran!!! Akan tetapi yang menjadikan kita semakin bersedih adalah kejadian ini didengar dan disaksikan oleh para walinya. Aku tuliskan surat ini agar menjadi pelajaran bagi kaum laki-laki sebelum wanita, agar kaum laki-laki menjaga keluarga wanita mereka dan anak gadis mereka, agar tidak kehilangan harga diri dan terjatuh kedalam perangkap syaitan.



